img
img

Badan Lingkungan Hidup Daerah

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Detail Berita

Tiga Perusahaan Tambang di Kukar Siap Ganti Rugi

Rabu, 18 Januari 2012 -

FOTO

TENGGARONG- Banjir yang merendam tiga desa di Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar) yakni Desa Loa Janan Ulu, Desa Purwajaya dan Desa Loa Duri Ilir beberapa hari lalu, mendapat perhatian dari pihak perusahaan tambang yang beroperasi di sekitar tiga desa tersebut. Diketahui, banjir yang terjadi di tiga desa itu merupakan dampak dari aktifitas tiga perusahaan itu yang diduga menggunduli hutan di sekitar tiga desa, sehingga air hujan tak mampu terserap dengan baik.

TENGGARONG- Banjir yang merendam tiga desa di Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar) yakni Desa Loa Janan Ulu, Desa Purwajaya dan Desa Loa Duri Ilir beberapa hari lalu, mendapat perhatian dari pihak perusahaan tambang yang beroperasi di sekitar tiga desa tersebut. Diketahui, banjir yang terjadi di tiga desa itu merupakan dampak dari aktifitas tiga perusahaan itu yang diduga menggunduli hutan di sekitar tiga desa, sehingga air hujan tak mampu terserap dengan baik.
Adapun tiga perusahaan tambang dimaksud yakni PT Anugrah Bara Kaltim group (ABK group), PT Surya Teknik Anugrah (STA) dan PT Bara Rangga Wirasmuda (BRW), ketiganya berjanji siap membantu korban dengan memberikan ganti rugi.  Untuk PT STA dan PT BRW dikabarkan sudah melakukan pertemuan dengan masyarakat di Loa Janan Ulu untuk melakukan ganti rugi.
 “Hari ini (kemarin, Red), beberapa masyarakat sudah mengadakan pertemuan di Kantor Desa dengan PT STA dan PT BRW guna membahas ganti rugi barang-barang yang rusak akibat banjir,” kata Sekretaris Desa Loa Janan Ulu, Suhaimi kepada Koran Kaltim, kemarin.
Namun dalam pertemuan itu jelasnya, bantuan belum akan direalisasikan pihak perusahaan, karena pendataan untuk jumlah kerugian penduduk belum selesai. “Perusahaan akan merealisasikan apabila pendataan dari tim kecamatan dan desa sudah selesai, misalnya berapa jumlah kerugian dalam satu rumah,” ujarnya.
Menurut Suhaimi, ganti rugi ini wajar karena banjir adalah bencana yang berasal dari akitifitas perusahaan tambang tersebut. “Banjir ini ‘kan adalah akibat dari aktifitas tambang, jadi wajar bila perusahaan melakukan ganti rugi. Karena sebelum ada aktifitas tambang, desa ini tidak pernah banjir separah ini,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Camat Loa Kulu, Hery Rusnadi mengatakan, pihaknya baru mengetahui kabar kalau hanya PT ABK group yang bersedia memberikan ganti rugi. “Saya malah hanya mengetahui satu perusahaan yakni PT ABK group yang mau bantu, selain itu belum ada yang lain,” ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelum-nya, banjir terjadi pada Senin (9/1) lalu sekitar pukul 19.00 Wita.  Akibat banjir tersebut, ratusan rumah di Desa Loa Janan Ulu ikut terendam, sementara di dua desa lainnya belum diketa-hui berapa rumah yang teren-dam karena masih dilakukan pendataan oleh pihak kecama-tan dibantu aparat desa. (ami911)

Sumber : Koran Kaltim Pos edisi web

Berita Lainnya

Prakiraan Cuaca

Index Pengaduan

rumah sakit dayaku raja adalah rumah sakit tipe C yang beroprasi diwilayah kota bangun selama beroprasi kurang lebih 3 tahun belum ada kegiatan pemantauan dari BLHD kukar untuk memantau hasil buangan limbah cair dan limbah padatnya.ditakutkan apa bila tidak ada pengawasn dan monitoring dari BLHD hasil...

Riza.Fr, Amd. KL, 09 November 2015

Index Pengumuman

No. Judul Pengumuman Tanggal  
1 PLN 23 Oktober 2014 Lihat
2 LAKIP KUKAR TAHUN 2013 13 Agustus 2014 Lihat
3 LAKIP INSPEKTORAT KUKAR TAHUN 2013 13 Agustus 2014 Lihat
4 LAKIP BKPP KUKAR TAHUN 2013 13 Agustus 2014 Lihat
5 LAKIP BAPPEDA KUKAR TAHUN 2013 13 Agustus 2014 Lihat

Index Dokumen Terbaru

No. Judul Dokumen Ukuran Download
1 Permen LH No 14 Tahun 2010 Tentang Usaha atau 366 KB Download
2 Permen LH No 12 Tahun 2006 Tentang Tata Cara 73 KB Download
3 Permen LH No 17 Tahun 2010 Tentang Audit Lingkungan 62 KB Download
4 Permen LH No 19 Tahun 2010 Tentang Baku Mutu 83 KB Download